https://lanpha.online/ https://bolangcai.site/ https://crotdalam.online/

Waspadalah, Ada Penipuan Mengatasnamakan Universitas Terbuka

Waspadalah, Ada Penipuan Mengatasnamakan Universitas Terbuka

Tak ada komentar pada Waspadalah, Ada Penipuan Mengatasnamakan Universitas Terbuka

Kepemilikan ijazah tanpa mengenyam pendidikan tampaknya masih menggiurkan bagisebagian masyarakat, terutama mereka yang ingin jalan pintas menapak karier. Meskipun pemerintah sudah mulai gencar merazia praktik yang menciderai nilai-nilai luhur pendidikan ini, namun para oknum disinyalir masih bergentayangan hingga ke pelosok.

Bahkan, sejumlah pihak diduga memanfaatkan keberadaan Universitas Terbuka sebagai satu-satunya perguruan tinggi jarak jauh (bukan kelas jauh) yang diakui pemerintah dengan merangkul pemerintah daerah di Provinsi Riau. Sejumlah oknum mengatasnamakan pihak Universitas Terbuka (UT) dikabarkan telah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir di Bagansiapiapi.

Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Pekanbaru, Djahrudin, menegaskan, semua kegiatan UT termasuk yang dilakukan oleh UT Pusat harus dan selalu berkoordinasi dengan UPBJJ-UT selaku ujung tombak pelayanan di daerah.

”Selama ini kegiatan yang kami lakukan di daerah selalu dibekali surat tugas. Begitu pula halnya jika ada petugas dari UT Pusat yang melakukan kegiatan di wilayah kami maka selalu berkoordinasi dengan kami di UPBJJ. Tidak ada satu kegiatan pun yang luput dari perhatian kami,” tegas Djahrudin, melalui rilis yang diterima GoRiau.com, Rabu (23/9/2015).

Saat ditelusuri sampai sejauh mana sepak terjang ”Tim” yang mengatasnamakan UT Pusat tadi, selain sudah mengadakan audiensi di Bagansiapiapi, mereka juga sudah menyasar Pasir Pengaraian dan Duri. Menurut informasi salah satu sumber, Tim masih akan bergerak ke beberapa daerah lain di Provinsi Riau.

Menurut pengakuan salah seorang mahasiswa aktif UT, Tim yang mengaku dari UT Pusat ini bisa menyelesaikan kasus nilai maupun kelulusan dengan segera tapi harus mengisi sejumlah blangko. Salah satunya adalah blangko pernyataan mengundurkan diri dari status sebagai mahasiswa UT. ”Kami juga diminta menyiapkan dana untuk pengurusannya. Saat ditanya berapa, bapak itu cuma bilang bervariasi tergantung kasusnya. Dengar-dengar 3,5 juta sampai 15 juta. Yang 15 juta itu biaya sampai lulus,” demikian pengakuan mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Terhadap hal ini Kepala UPBJJ-UT Pekanbaru mengimbau masyarakat tidak gampang percaya dengan segala manuver yang dilancarkan oknum-oknum yang memanfaatkan keberadaan UT. Djahrudin melanjutkan, sebagai satu-satunya perguruan tinggi terbuka dan jarak jauh yang diakui pemerintah, UT memang rentan dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab yang menyesatkan informasi kepada masyarakat, termasuk juga terhadap mahasiswa UT sendiri. Jika tidak menghentikan kegiatannya, UT akan menyeret pelaku ke ranah hukum.

”Semua urusan pelayanan mahasiswa di daerah dilakukan oleh pengurus pokjar yang sudah ditunjuk UPBJJ-UT Pekanbaru, bukan oleh mereka yang mengaku-aku mendapatkan mandat,” sambungnya.

Sumber goriau.com, 23 September 2015

Leave a comment



Back to Top

https://slot88.sister.bem.sinus.ac.id/